Materi
4:Rahasia Qalbu
By
Coach
Putri Ramadhona
■Hati/qalbu memiliki kendali penuh atas diri
kita.
■Hati yang menggerakkan perkataan kita yang
dipengeruhi oleh pikiran kita. Hati kita ada yang mengendalikan adalah pencipta
kita, Allah swt.
■Allah yang maha membolak balikan hati kita.
Allah yang memegang hati kita
Nabi SAW bersabda, “Ingatlah bahwa
didalam jasad itu ada segumpal daging. Jika ia baik, maka baik pula seluruh
jasad. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh jasad. Ketahuilah bahwa ia adalah
hati (jantung)”
(HR.Bukhari no.52 dan Muslim no.1599)
“Sesungguhnya hati berada di tangan
Allah azza wa jalla, Allah yang membolak balikkannya.” (HR Ahmad)
**Allah yang maha membolak balikan hati kita. Allah yang
memegang hati kita**
Hati bersih > PIKIRAN JERNIH.
■
Dengan
mendekat kepada Allah, sang pemilik hati akan dekat kepada kita.
■
Banyak
pesan cinta yang disisipkan dalam hati dan akan tercermin dalam hati
kita, pikiran kita, dan ucapan dan perilaku
kita dengan baik dalam tuntunan sang
pemilik hati kita.
■
Jika
kita ingin memiliki pikiran yang jernih, mendekat kepada sang pemilik hati,
Allah. Maka hati kita akan bersih .

QS. Asy Syuraa:30
Dan
apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan
tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan Sebagian besar(dari
kesalahan-kesalahanmu)
Refleksi:
Tidaklah
suatu ujian datang disebabkan oleh kesalahan kita sendiri. Cek diri kita,
kembalikan ke diri kita dan teruslah memperbaiki diri.
1.
Sudahkah kita
mengembalikan suatu ujian yang datang ke
diri kita? Caranya dengan menginstropeksi diri kita
2.
Atau menyalahkan orang
lain
3.
Menghitung kebaikan diri
kita Ketika masih diperlakukan tidak baik oleh orang lain
4.
Ketika kehilangan sesuatu
menyalahkan orang lain/berkata buruk Ketika kehilangan terjadi
![]()
**Maka muncul Rasa amarah /
penyesalan/gelisah maka hati menjadi kotor**
Ketika
ujian datang, maka kita mengembalikan segala ujian kepada Rabb, dan
mengintropeksi diri kita dan melakukan perbaikan. Ambil hikmah disetiap kejadian,
pasrah kepada Rabb. Maafkan orang-orang terdahulu.
**Maka muncul rasa tenang, mendapat hidayah dan ampunan, serta mendapat solusi/jalan keluar. Jalan keluar hanya bisa didapat dari hati yang tenang**
“Allah sang pemilik hati
Allah dengan mudahnya membuat hati kita tenang.
Allah
maha pencemburu.”
Contoh:
Ketika suami kurang perhatian, keluarga, orang tua, anak-anak tidak menurut
disebabkan karena kita kurang mendekat kepada Rabb kita.
Kita terlalu mencintai anak-anak kita, mengharap
cinta dari orang lain tapi kita lupa mengarap cinta kepada Rabb kita. Kita
mendekat kpd Rabb kita. Kita mendekat sang pemilik hati kita.
Tiadalah yang patut lebih kita cintai adalah
melainkan Rabb kita, tiadalah kita patut
harapkan selain cinta pada Nya, karena Ketika sudah mearih cinta Nya, Allah lah
yang mengetuk pintu hati orang-orang disekeliling kita, orang tua kita,
anak-anak kita, suami kita dll.
**
Kita jaga titipan dari Allah, baik menjaga hati, tubuh, keluarga, anak-anak
dengan baik.**
**Jika
kita menginginkan hati yang lapang, bersih maka mendekatlah kepada sang pemilik
hati.**
**Jika
kita ingin hidup Bahagia maka mendekatlah kepada sang pemilik hati.**
Komentar
Posting Komentar