Episode 12. Kiat menjaga hangatnya lentera pernikahan

 

Episode ke 12: Kiat menjaga hangatnya lentera pernikahan

Ustadz Oemar Mita 

Didalam pernikahan jangan terlalu kaku. Pernikahan bisa luwes maka kehangatan didalam keluarga akan tercipta. Aktifitas yang harus diperhatikan dalam rumah tangga agar hangat dan luwes dan kehidupan dalam pernikahan bermakna.

1.      Saat menikah hal yang sering diremehkan adalah komunikasi.

Rasulullah selalu habis isya Kembali kerumah dan berbicara kepada istrinya sebelum tidur. Berbicara dari hati dan dengan lembut. 

Aktifitas  malam:

a.      Untuk suami, setelah isya harus dirumah dan menyediakan waktu untuk mendengarkan cerita istrinya sepanjang hari. Saat ngobrol pastikan luwes dalam berkomunikasi dan saling memaafkan baik suami dan istri. Misalkan istri tidak masak dll. Jadilah laki-laki yang mudah memberikan ridho kepada istri. Pegang keningnya dan katakan saya ridho dengan istri saya.  Dan istri juga harus selalu minta maaf kepada suami jika ada kekurangan dalam act of service. Doakan istri yang terbaik, dan doakan suami yang terbaik. Mendoakan pasangan adalah hal yang utama dari anak, sesuai surat  QS.. Al-furqon ayat 74. Dan orang-orang yang berkata, “Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”

b.      Baru setelah itu tidur, dan niatkan bangun Tengah malam untuk solat tahajud Bersama. Solat tahajud sangat penting untuk menolak bala dalam keluarga. Allah merahmati pasangan suami istri yang bangun ditengah malam.  Solat yang paling utama setelah solat wajib adalah solat tahajud. Karena solat tahajud adalah solat yang dimana kita dapat pertolongan dari Allah dalam sebuah keluarga. Kenalillah Allah diwaktu lapang, maka Allah akan mengenali kita diwaktu sempit. Sepertiga malam adalah jam setengan dua pagi sampai jam 3 pagi.

Aktifitas pagi:

c.       Kemudian istirahat Kembali sebelum subuh, setelah itu hendak suami istri saling menguatkan di pagi hari dalam memulai hari. Hendaknya suami istri setiap pagi sebelum berjibaku dengan semua urusan kita duduk berdua dan berbincang bahwa segala sesuatu adalah ibadah karna Allah. Seperti mengurus anak, mencari nafkah dll.  Suami istri harus saling mengingatkan dan menguatkan dalam seluruh aktifitas yang kita lakukan. (bagi- bagi tugas bahwa segala perbuatan adalah ibadah kepada Allah. ) ibadah tidak hanya solat, namun sesuatu yang Allah sukai juga merupakan ibadah. Suami istri jika bercanda disebut ibadah apalagi dalam menyelesaikan serius suatu urusan juga ibadah. Mengurus rumah tangga dan tidak bisa berzikir lama juga disebut ibadah, niatkan semua karna Allah. Kemudian berdoa, mendoakan istri, kecup keningnya dan berdoa saat sama seperti awal menikah. “Yaa Allah aku meminta kebaikan Wanita ini dan kebaikan yang engkau anugerahkan dan aku berlindung dari keburukan Wanita ini dan keburukan yang engkau anugerahkan”. Agar istri kita tidak dikuasai perasaan atau penyelewengan dll.

d.      Diwaktu pagi setelah menghadirkan hati, meniatkan hari itu ibadah kita sama Allah, mendoakan istri agar istri tenang dalam mengurus rumah, (mendoakan itu penting agar mental healthnya tenang), Para suami dan istri saling mendoakan disetiap pagi, suami mengkondisikan istrinya, istri juga mengkondisikan suaminya meminta kepada Allah supaya suaminya dengan mendoakan : Yaa Allah, cukupkanlah suamiku dari perkara-perkara yang halal, tidak perlu untuk melirik pada perkara yang haram”. Dan katakan pada suami, suamiku aku siap untuk lapar tapi aku tidak siap apabila kamu membawa api neraka dari harta yang haram. Jadilah dialog hati disetiap pagi bagi suami istri dan dapat menjadi energi pagi dan menjadi memori yang sangat indah.

Jangan jadikan kegiatan rumah tangga menjadi sebuah rutinitas tanpa makna. Dan hadirkan hati disegala aktifitas.

Ingat: musuh dalam rumah tangga itu bukan hanya datang dari laki-laki, Ketika kehidupan rumah tangga hampa.

e.      Harus memahami love language pasangan:

1. Act of service, memberikan pelayanan atau service kepada pasangan.

2. Quality time, melewati momen waktu Bersama,

3. Gift, memberi hadiah/mendapat.

4. Afirmasi, memberikan dukungan atau afirmasi positif kepada pasangan,

5. Physical touch, sentuhan kasih sayang.

Sewaktu menikah bertanya kepada pasangan love language kamu apa? Agar gelombang cinta bertambah.

 

Komentar