Episode 19 - Anak perempuanmu, Tiraimu dari Neraka
Ustadz Oemar Mita
QS. An-Nahl 58 - 59
Padahal apabila seseorang dari mereka diberi kabar dengan (kelahiran) anak perempuan, wajahnya menjadi hitam (merah padam), dan dia sangat marah. (QS. An-Nahl :58)
Kondisi saat zaman Jahiliyah : Dan apabila ada seseorang yang menyampaikan berita kepada salah seorang dari mereka tentang kelahiran anak perempuannya,maka menghitamlah wajahnya, lantaran kebenciannya terhadap berita yang ia dengar, dan hatinya sesak dengan persaan gundah dan sedih.
Dia bersembunyi dari orang banyak, disebabkan kabar buruk yang disampaikan kepadanya. Apakah dia akan memeliharanya dengan (menanggung) kehinaan atau akan membenamkannya ke dalam tanah (hidup-hidup)? Ingatlah alangkah buruknya (putusan) yang mereka tetapkan itu. (QS. An-Nahl :59)
Kondisi saat zaman Jahiliyah : Dia bersembunyi dari kaumnya karena kabar buruk yang diterimanya, yaitu kelahiran anak perempuan. Jiwanya berkata kepada dirinya, "Apakah ia akan tetap mempertahankan anak perempuan itu dalam kehinaan dan kesedihan atau menguburnya sehingga anak perempuan tersebut tertanam di tanah?" Betapa buruk keputusan orang-orang musyrikin itu, karena mereka menisbahkan untuk Tuhan mereka sesuatu yang mereka benci untuk diri mereka.
Ketika wanita dilahirkan dimuka bumi, wanita membawa keutamaan kepada orang tuamu.:
1. Rasulullah saw menjamin kedekatannya di surga dengan orang-orang yang bersusah payah mengasuh dan mendidik anak-anak perempuan. Kedekatan Rasulullah saw dan para pengasuh anak-anak perempuan diilustrasikan seperti dua jari. Dari sahabat Anas ra, Rasulullah saw bersabda, "Siapa saja yang mengasuh dua anak perempuan hingga keduanya berusia baligh, niscaya aku dan dia akan datang pada hari Kiamat seperti ini". Rasulullah menempelkan dua jarinya (HR Muslim dan At-Tirmidzi).
2. Jabir Ibnu Abdullah, berkata; Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Barangsiapa mempunyai tiga anak perempuan, memberinya tempat tinggal, menyayanginya dan menanggungnya maka dia pasti mendapatkan syurga". (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata, ada yang bertanya. Wahai Rasulullah, jika hanya dua? (Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam) menjawab, "Walau hanya dua". (Jabir bin Abdullah radliyallahu'anhuma) berkata, maka sebagian kaum berpendapat: jika ada yang bertanya dengan hanya satu, maka beliau akan menjawabnya.
3.Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah bersabda: "Siapa yang menanggung nafkah dua anak perempuan sampai baligh, maka pada hari kiamat, antara saya dan dia seperti ini. Beliau menggabungkan jari-jarinya.” (Muslim).
4.Dikisahkan Abdullah bin Abbas (ra dengan dia), Nabi (saw) berkata, Siapa yang memiliki anak perempuan, dia tidak membunuhnya dengan dikubur hidup hidup, tidak menghinanya, dan tidak lebih mengutamakan anak laki laki, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga”. (HR Ahmad).
5. Barang siapa diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, kelak mereka akan menjadi penghalang dari api neraka.” (HR. al-Bukhari dan Muslim)
Penegasan penting bagi laki-laki: 1. jika diamanahkan memiliki keturunan anak perempuan, pasti Allah memeberikan hikmah dalam amanah tersebut. Engkau diberikan perintah Allah untuk belajar menjaga dan melindungi anak perempuan tsb. 2. Setiap bapak/suami harus memiliki karakter tegas kepada anak perempuannya agar anak perempuannya tidak dilecehkan. 3. ketika memiliki anak perempuan, laki-laki harus sabar. Karena banyak problematika pada anak perempuan.
Komentar
Posting Komentar