Bangun Keterbukaan dalam Rumah Tangga

 PMT - Bangun Keterbukaan dalam Rumah Tangga

 Komunikasi ( Berbicara - Mendengar - Merespon)

Komunikasi yang kurang sehat dapat menyebabkan konflik. dan konflik yang terjadi secara terus menerus akan menyebabkan perceraian. Konflik juga terus terjadi karena kurangnya kesadaran dalam diri masing-masing.

 Faktor Penyebab sulit komunikasi dengan pasangan :

  1. Latar belakang. (Pengenalan mengenai sisi dari keluarganya & cara pengasuhannya, Dengan pengenalan tsb kita dapat mengetahui kepribadiana pasangan.
  2. Pengelolaan Emosi
  3. Minimnya kemampuan yang didasari dari faktor kebiasaan kebiasaan yang dialami. Jika seseorang sulit terbuka, maka kita perlu melatih diri kita untuk terbuka. kita dapat melakukan kegiatan menulis untuk membantu melatih diri kita untuk terbuka. dengan berlatih menulis, maka akan berdampak pada diri kita untuk melakukan komunikasi terbuka dalam rumah tangga
  4. Pemahaman ilmu juga sangat penting. sebagai contoh jika kita menghadapi pasangan yang tidak terbuka baik suami/istri maka kita menemukan pasangan yang kurang tepat atau salah pasangan.
  • Idealitas komunikasi dalam Rumah Tangga:
  1. Komunikasi yang didasari rasa empati. dengan memiliki mindset kelak, dengan cara apa saya ingin disikapi. selain itu, kita harus memiliki prinsip menjunjung keterbukaan, jangan ada yang ditutup-tutupi antara satu sama lain. pastikan istri/suami menjadi seseorang yang paling tau tentang diri kita bukan orang lain. Teman hidup kita adalah menjadi orang terdekat dalam hidup kita.
  2. Sangat dibutuhkan aspek mindfullness. sebagai contoh Rasulullah SAW. kita bisa meniru adab beliau dalam berbicara. Pastikan pembawaan, ucapan diperhatikan dengan baik.
  3. Jangan merespon ketidaknyamanan pasangan dengan hal yang sama. jika salah satu sedang merasa tidak nyaman, maka respon dengan kenyamanan dan diikuti dengan rasa empati. Notes: saat Perempuan sedang tidak nyaman, jangan dibiarkan. karena akan berdampak konflik yang terus terjadi.
  4. Nyaman. (Teman Hidup = Teman Curhat)
  5. Do not be the same, ketika ngobrol dengan pasangan. sbg contoh dari ustadz salim afillah : suami : Api, Istri : Air. Selain itu bisa menggunakan kata maaf, tolong, terima kasih ketika sedang berkomunikasi.
  6. Saling menjadi support system.
  • Menggapai keterbukaan: Dalam menggapai keterbukaan dapat dilakukan dengan dua cara yaitu Membangun & Merawat.
  • Cara membangun keterbukaan : (1) Menyadari pasangan kita adalah pasangan seumur hidup dan menikmati proses bersama pasangan. (2) Intimate (3) Belajar untuk terbuka kepada pasangan
  • Cara merawat keterbukaan : (1)Melakukan evalusai dengan pasangan. Evaluasi dalam pola komunikasi seperti, kalau aku bilang kayak gini enak gak? dll. (2) Mendengar kisah-kisah Rumah tangga orang lain yang memiliki dinamika yang berbeda. Ambil baiknya dan jadikan pelajaran penting untuk diri kita. (3) Cari moment yang mahal dengan pasangan. maksudnya cari moment terbaik dengan pasangan kapan waktu yang enak diajak ngobrol. 
Blocking dalam komunikasi yaitu suasana hati. suasana hati dapat menjadi penghalang suatu komunikasi. maka kita harus mengatasinya dengan rasa empati dan mengetahui kondisi hati pasangan. 
Sementara tantangan dalam komunikasi yaitu hal yang tidak nyaman tapi harus disampaikan.

Tips untuk memulai komunikasi:
Untuk single : (1) Memahami pandangan terhadap diri baik laki-laki/ perempuan. (2) terbiasakan untuk menceritakan uneg-uneg dengan orang yang terdekat, agar ketika berumah tangga terboasa menyampaikan sesuatu. (2) Berorganisasi, dengan berorganisasi kita dapat melatih diri kita dalam berpendapat. baik dari struktur kata, dan artikulasi. (3) Cobalah untuk terbiasa membaca & menulis. (4) Melatih mental, seperti ngobrol dengan orang yang kurang nyaman atau tidak biasa bicara.

Untuk yang sudah menikah : (1) Belajarlah untuk berkonflik dengan baik. (2)Komunikasi ringan dilakukan. (3)Belajar menyelesaikan konflik kecil. (4)Lakukan komunikas sebelum tidur, sbg contoh : suami bertanya kepada istri, apakah ada hal yang dipikirkan? dsb.

Notes : Orang yang terbuka adalah bukan orang yang dipaksa untuk bercerita. tetapi orang yang terbuka adalah orang yang dengan rasa nyaman ketika menceritakan apapun. Mulailah dengan komunikasi yang ringan. Goals keterbukaan bukan memaksa orang untuk bercerita tetapi kita merasa nyaman ketika bercerita kepada pasangan. Bangunlah dan rawat komunikasi dan gunakan aspek mindfullness. 


Komentar